Kategori

Kamis, 17 November 2016

Resensi Cerpen "Antara Cinta dan Persahabatan" oleh Huda Izzatulhaq

 Resensi Cerpen "Antara Cinta dan Persahabatan" 

·               Tema                : Permasalahan persahabatan antara tokoh utama dengan sahabatnya.
·               Judul                 : Antara Cinta dan Persahabatan.
·               Karangan          : Sutikno      
·               Latar                 : 
               Tempat : 1. SMP negeri 2 di daerah Jombang
                               2. Di Masjid
                               3. Rumah Diki
                               4. Di kamar Ayu
                               5. Di jalan
                     Suasana : Menyenagkan, Membingungkan, Menegangkan,     Mengesalkan, Mengencam.
                     Waktu     : Sore hari dan Malam hari.

Resensi Cerpen "Martini" oleh Arfan Jewandono

Resensi Cerpen "Martini"

·         UNSUR INTRINSIK

1.     Tema
Percayalah pada niat baikmu
2.     Latar
Tempat   : terminal, bandara, di kampung halaman.                                         
Waktu     :  tiga tahun setelah kepergian martini ke Arab Saudi
Suasana  :   diawal cerita suasana yang timbul biasa saja, tetapi pada           pertengahan cerita suasana yang timbul menegangkan karena adanya konflik yang timbul ketika tokoh utama bermimpi

Analisis Novel "Seandainya Kau Tau" oleh Muhammad Afriza

 Analisis Novel "Seandainya Kau Tau"

1   1.     Identitas karya
Judul : Seandainya kau tau
Penulis : Windhy Puspitadewi
Penerbit : Gagas Media
Pencetakan : Cetakan Pertama
Tahun : 2012
     2.Unsur intrinsik
A.   Synopsis
                   Aku kalah bahkan jauh sebelum mulai angkat senjata. Kau ada di hidupku, tapi bukan untuk kumiliki. Kerjap mata indahmu hanya untuk dia dan selamanya itu tak akan berubah. Meski begitu, kenapa aku tidak berusaha berbalik dan mencari jalan keluar dari bayang-bayang dirimu?

Kamis, 10 November 2016

Kritik Cerpen "Datangnya dan Perginya" Karya A.A. Navis oleh Abidzar

Resensi Cerpen "Mimpiku Untuk Indonesia" oleh Rifqi Nirwanto


Resensi Cerpen "Mimpiku Untuk Indonesia"


Judul Cerpen : Mimpiku Untuk Indonesia
Penulis : Siti Nurfaiza
Penerbit : cerpenmu.com
Tahun Terbit : 2016
Tebal Halaman : 1 halaman

Siti Nurfaiza seorang murid di SMK Cendik Bangsa yang sebenarnya tidak terlalu suka menulis, namun ditantang oleh temannya untuk menulis cerpen yang akhirnya menjadi sering mengunggah hasil karyanya ke internet, dan ia bercita-cita menjadi seorang penulis hebat.
Siti mempunya seorang adik, adiknya bertanya mengapa kita harus bersekolah?. Ia pun menjelaskannya dengan jelas mengapa kita harus sekolah, dan ia juga menyampaikan mimpi-mimpinya untuk anak yang kurang beruntung dalam artian tidak bisa sekolah.
Kelemahan pada pemilihan kata yang terkesan kurang tepat dan harus dibenahi dan dalam cerpen ini terdapat pengulangan kalimat yang sama. Namun dari segi isi cerpen ini cukup bagus, terutama untuk dibaca oleh anak-anak dan remajal, Karena isinya cukup memotivasi.



Resenator : Rfiqi Nirwanto

Resensi Novel Lexie Xu "Omen #4 ; Malam Karnaval Berdarah" oleh Yurike Amalia

Resensi Novel Lexie Xu
"Omen #4 ; Malam Karnaval Berdarah"
Oleh : Yurike Amalia



Penulis                      : Lexie Xu
Editor                         : Novera Kresnawati
Cover illustrator      : Regina Feby
Penerbit                    : Gramedia Pustaka Utama
Terbit                         : Februari 2014


File 4 : Kasus perusakan wajah anggota OSIS SMA Harapan Nusantara di malam karnaval.

Tertuduh : Kelompok Radikal Anti-Judges. Tidak diketahui siapa sebenarnya anggota kelompok yang namanya jelek banget ini, meski kami punya dugaan kuat: Erika Guruh dan Valeria Guntur, dua anggota The Judges yang membelot lantaran tidak menyetujui kebijakan-kebijakan OSIS. Tambahan lagi, mereka berdua adalah kombinasi paling mematikan di sekolah kami yang sanggup melawan Putri Badai si Hakim Tertinggi, yang punya sekutu berupa ketua OSIS yang punya kemampuan misterius dan wakilnya yang berandalan, alias kami berdua.

Kritik Cerpen “Orang Terkaya Di Dunia” oleh M. Iqbal Ramadhan

Kritik Cerpen “Orang Terkaya Di Dunia”

Judul Cerpen               : Orang Terkaya Di Dunia
Penulis Cerpen            : Tandi Surya Pamungkas
Sumber Cerpen           : http://ipa3sam.blogspot.co.id/2016/11/karya-tandi.html


Kekurangan
  1. Bagian pengenalan tokoh kurang kompleks
    Masalah : Penulis menggambarkan tokoh aku hanya pada dunia karir dan agamanya, padahal ketika kita baca cerita lebih lanjut, tokoh aku ternyata adalah seorang kepala keluarga yang mempunyai seorang istri, namun tidak kita ketahui apakah tokoh aku ini mempunyai anak atau tidak.
    Solusi : Penulis sebaiknya menggambarkan tokoh aku secara kompleks tentang dunia karir, agama, serta keluarganya diawal cerita. Karena jalannya cerita ini melewati kehidupan keluarga dari tokoh aku. Hal ini akan memudahkan pembaca dalam memahami cerpen.